Jumat, 18 Juli 2014

sampah2 teknologi yang susah terurai






sampah - sampah technologi bisa disebut dengan sampah non organik karna itu bukan buatan dari alam seperti tumbuhan,hewan,dll. yang menyebabkan sampah tersebut sangat sukar terurai karena sampah non organik merupakan sampah hasil industri maupun hasil pengolahan bahan mineral dan minyak bumi. Sampah yang sering disebut juga dengan sampah kering ini sangat susah terurai oleh alam, karna Peruraian mikroorganisme dalam tanah terjadi karena aktivitas mikroorganisme itu yang tumbuh dan berkembangbiak dengan memakan substrat yang mengandung bahan-bahan organik. Untuk plastik biasa merupakan bahan polimer yang tersusun atas bahan-bahan seperti styren, polyethilen, polyvinyl dan lain-lain, yang bukan merupakan substrat bagi pertumbuhan mikroorganisme, akibatnya sampah plastik maupun technologi susah diurai. Polimer jenis ini merupakan plastik yang kebanyakan bersifat termoseting sehingga tidak bersifat mudah dikembalikan ke bahan asalnya (ireversibel). Peruraian kembali sudah tidak dapat dilakukan kembali. Cara yang paling mungkin adalah dengan cara daur ulang untuk dibuat plastik dengan bentuk baru. sehingga kalau sampai jumlah sampah tersebut menumpuk dalam tanah maka akan mengakibatkan pencemaran tanah dan lingkungan. selain sampah technologi seperti ,part - part komputer,dispenser,kulkas,dll . Sampah - sampah NON organik juga seperti plastik, kaleng bekas minuman, alumunium, dan sebagainya. hanya satu hal yang kita bisa lakukan yaitu DAUR ULANG



1 komentar:

koment yang benar dan jelas, dilarang sara atau racist. koment memakai bahasa indonesia yang sesuai EYD :)